Equityworld Futures : Emas diprdagangkan lebih tinggi selama sesi perdagangan kemarin (12/5) dengan keuntungan cukup tajam setelah ditutup doji selama dua sesi perdagangan berturut-turut. Sepinya data ekonomi selama awal pekan telah mendorong spekulasi investor diapsar emas melihat perkembangan krisis Ukrainan yang masing belum menemukan titik terang, serta isu yang menyebutkan bawa India mungkin akan mengurangi pembatasan pembelian emas impor.

Emas berjangka kontrak Juni menyelesaikan sesi perdagangan  Senin (12/5) dengan keuntungan sebesar $8.20 atau 0.6% berakhir pada $1,295.80. Emas kontrak juni mencatatkan kerugian sebesar $15.30 atau 1.18% selama pekan lalu.
Dipasar spot harga emas ditutup naik $6.10 atau 0.47% berakhir pada $1,295.50, setelah semapt diperdagangkan hingga setinggi $1,303.70 dan serendah $1,279.75. Dalam pekan lalu, harga emas spot mencatatkan kerugian sebesar $11.30 atau 0.87%.
FUNDAMENTAL ANALISIS
Selama sesi perdagangan kemarin pasar hanya terfokus pada hasil referendum Ukriana yang telah dilaksanan pada Minggu, yang menunjukkan bahwa Pro-Rusia telah memenangkan hasil referendum. Menyusuldirilisnya hasil referendum harga emas nak mencapai level tetingginya pada $1,303.70 selama sesi perdagangan Seni (12/5).
Dari India, spekulasi bahwa Negara mungkin akan mulai mengurangi batasan impor emas muncul setelah hari pemuli dinegara tersebut berakhir. Hasil pemilu yang memenangkan partai Demokrat Nasional tekah mendorong spekulasi bahwa Negara tersebut mungkin akan membuka kembali jalur inpor emas atau mengurangi pajak impor emas.
Seperti yang diketahui bahwa, sebelum dinaikkkan pajak impor emas India merupakan Negara konsumen Emas terbesar didunia sebelum China. Dan hal ini akan mendorong faktor bullish pada harga emas.
Beberapa lembaga pemeringkat dan instasi perbankan telah memberikan prospek suram terhadap harga emas selama batasan import emas dan kelangsungan QE dipertanyakan.
Barclays memeperkirakana bahwa harga emas diperkirakan akan berada pada kisaran $1,265.00 dan $1,330.00 per ounce pada kuartal ini. Dari Bank Of America Analis memperkirakan bahwa emas akan berada pada kisaran $1,315.70 dan $1,215.00.
Dalam sesi perdagangan pekan ini, pasar emas diperdagankan dengan kisaran yang sempit melihat minimnya data yang dijadwalkan dirilis pada pekan ini. Tetapi investor perlu memperhatikan setiap perkembangan yang terjadi seputar Krisis Ukraina yang biasanya seketika akan menjadi boomerang bagi pasar secar global.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar mungkin akan diperdagangkan flat mengingat tidak ada jadwal besar yang ditunggu pasar.
 
TEKNIKAL ANALISIS
Secara teknis, emas diperkirakan akan bertahan diperdagangkan dibawah level $1,300.00 per troy ounce. Pasar yang cederung stabil selama sesi perdagangan minggu ini, mungkin akan mendorong harga emas bergerak pada kisaran $1,300.50 – $1,268.00.
Secara teknis harga emas berpotensi menguji level supportnya pada $1,276.00. Jika harga mampu bergerak dibawah kisaran tersebut maka harga emas berpotensi diperdagangkan pada kisaran $1,267.00 ; $1,257.00. dengan Resistance yang perlu diperhatikan adalah level $1,295.30 ; $1,307.00.
Selama sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,300.50- $1,276.00 Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.
Altenratif Posisi :
Outlook : Negatif
Short Term Trade :
– Buy If Break $1,300.50
  Target : $1,303.50 ; $1,306.50
– Sell If Break $1,276.00
   Target : $1,273.00 ; $1,270.00